Terbaru
Loading...

Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat

Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat - Mudah sekali utk menciptakan kesalahan dikala kita mengobati jerawat, malah terkadang malah membuatnya jadi lebih parah. Berikut ini beberapa hal kesalahan yang sering dilakukan didalam mengobati jerawat, yg tidak jarang kita melakukan hal tersebut secara tidak dengan sadar, karena itu jangan lakukan kesalahan-kesalahan berikut ini disaat mengobati penyakit jerawat pada kulit.

1. Kesalahan, Menghentikan perawatan sebelum waktunya

Kulit bereaksi pada obat yang diberikna secara perlahan. Jerawat dapat timbul dengan tiba-tiba dimana pun, tetapi menyembuhkannya butuh membutuhkan waktu lebih kurang enam hingga 12 pekan, kata Barbara R. Reed, MD, seorang profesor dermatologi di University of Colorado Hospital di Denver.

April W. Armstrong, MD, MPH, asisten profesor dermatologi di University of California Davis Health System menganjurkan, agar kita memberikan waktu terhadap satu product yang dipakai untuk mengobati jerawat bekerja dalam waktu satu bln & konsisten menggunakannya jika memang ada perubahan pada kulit yang berjerawat.
Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat
Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat

Dalam sekian banyak kasus, di pekan pertama kita mengolesi obat jerawat, kulit Kamu kemungkinan akan mengalami sedikit iritasi, kata Diane Berson S., MD, asisten profesor dermatologi klinis di Weill Medical College of Cornell University, Ithaca. "Itu bukanlah infeksi, tetapi peradangan. Jerawat akan terlihat memburuk sebelum menyembuhkan secara perlahan," kata Berson.

2. Kesalahan, Coba Memakai banyak product sekaligus

Umumnya, orang akan segera melakukan pengantian jenis product jika merasa tidak ada perubahan dalam 1-2 hari. "Kemudian mereka mencoba lagi product obat jerawat yang lain dari merek yang berbeda, dikarenakan mereka tak mendapatkan hasil langsung seperti yang di inginkan dalam satu atau dua hari. Kadang, ada juga mereka yang melakukan perawatan dengan lebih dari satu product disaat yg bersamaan, sebaiknya hal seperti harus dihindari karena akan menyebabkan iritasi pada lapisan kulit & menciptakan jerawat tambah parah, "kata Berson.

Disaat seseorang memakai obat jerawat, kemungkinan paling sering terjadi adalah secara tidak sengaja malah menekan kulit yang meradang. Hal ini akan membuat jerawat akan bertambah banyak atau membesar, menyebabkan perubahan pigmentasi, & dikala jerawat sudah sembuh akan meninggalkan bintik-bintik & seperti bekas luka.

3. Kesalahan, Terlampaui sering scrubbing atau membersihkan kulit

Menggosok permukaan kulit yang iritasi dapat memperburuk jerawat, lantaran akan membahayakan pelindung alami dari kulit & meningkatkan terjadinya iritasi, kata Berson lagi.

Cucilah wajah secara berhati-hati dan pelan, menggunakan pembersih yg lembut & memiliki kandungan PH yang seimbang utk mengurangi terjadinya peradangan. Sesudah itu, bilas wajah hingga bersih, dikarenakan kotoran yg tertinggal dapat menyebabkan iritasi & jerawat bertambah meradang.

4. Kesalahan, Pilih product yang salah

Pembersih yg keras, sabun mandi utk badan, & produk-produk berbasis alkohol bisa memperburuk jerawat, kata Berson.

Reed menyarankan Kamu utk mencari product perawatan wajah & make-up yg noncomedogenic atau "untuk kulit berjerawat". Product noncomedogenic tak mengandung bahan-bahan yg dapat menyumbat pori-pori.

Bahan-bahan tertentu yg ditemukan dalam product seperti kosmetik, tabir surya, & pelembap juga bisa saja menyumbat pori-pori. Contohnya isopropil palmitat, miristat isopropil, butil stearat, isopropil isostearate, desil oleat, neopentanoate isostearil, stearat isocetyl, miristat myristle, cocoa butter, lanolin asetat, & D dan C.

Begitupun product yg mengandung minyak di dalamnya, bakal menyumbat pori-pori & menyebabkan jerawat.

5. Kesalahan, Memencet jerawat

Tidak jarang memegang & memencet jerawat justru malah memperpanjang masa penyembuhan & meningkatkan risiko jaringan parut. Kotoran & kuman akan semakin terdorong lebih jauh ke dalam kulit, menyebabkan jerawat makin melebar & kemerahan.

6. Kesalahan, Menunggu hingga parah baru ke dokter kulit

Waktu yg sesuai utk menemui dokter kulit yaitu ketika penampakan jerawat telah memang lah memalukan, terasa sakit, menyebabkan jaringan parut, atau bila obat bebas tak lagi dapat mengobatinya.

Dermatologists mempunyai kemampuan, fasilitas, & obat-obatan yg lebih ampuh utk mengobati jerawat. Mereka akan meresepkan obat oral atau obat jerawat yang lebih kuat daripada obat jerawat yg dipasarkan bebas.

Mereka pun biasanya akan menawari terapi cahaya, terapi laser & chemical peeling. Namun semua perawatan seperti ini mungkin saja tidak perlu dipakai utk mengobati jerawat, terang Armstrong.

Dermatologists pun biasanya akan memberikan obat-obatan yg disesuaikan dgn type jerawat & kulit seseorang.

Diluar itu, dokter membedakan antara jerawat dgn rosacea, yg rata rata membutuhkan pengobatan yg sedikit berbeda dibandingan dengan penderita jerawat biasa. Rosacea yaitu penyakit kulit jangka panjang yg menyebabkan kemerahan & jerawat. Sekian artikel mengenai Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jangan Lakukan Kesalahan Ini Jika Mengobati Jerawat