Terbaru
Loading...

7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa

7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa - Biasanya orang akan menunggu hingga umur lebih dari 20-an untuk memiliki kulit yang bersih dan terbebas dari masalah jerawat. Bebas? Tak juga. Tidak Sedikit orang dewasa yg masih mempunyai wajah berjerawat.

"Jerawat di periode dewasa ialah faktor yang umum kita temui," kata dokter kulit Neal Schultz, M.D., pencipta Beauty Rx Skincare. Bahkan, jerawat bisa kembali muncul disaat kitamasuk ke umur 50-an, menjelang menopause."

7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa
7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa

Bila wajah Kamu banyak mengalami masalah berjerawat di saat masih remaja, barangkali Kamu miliki kulit berminyak yg rentan kepada jerawat. 7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa. Tapi bahkan seandainya Kamu tak mempunyai wajah berminyak, bisa jadi Kamu akan memiliki kulit wajah yang bersih disaat memasuki usia dewasa. Berikut ini 7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa yang mungkin saja menjadi salah satu penyebabnya.

1. Masalah hormon

"Fluktuasi pada hormon yang dimiliki, seperti dikala PMS, diketahui menjadi salah satu penyebab pasti munculnya jerawat," terang dokter kulit Julia Tzu, M.D., dari Wall Street Dermatology.

Penyebab khususnya merupakan lonjakan hormon androgen (hormon laki laki) seperti testosteron. Hormon cowok ini sanggup memicu timbulnya jerawat batu di sekitar wilayah dagu, leher, & punggung, terang dokter kulit Rebecca Kazin, M.D., F.A.A.D., dari Washington Institute of Surgery Dermatologic Laser & Johns Hopkins Departemen Dermatology.

2. Stres

Sumber lain dari perubahan hormonal merupakan stres. Apakah Kamu bekerja kantoran, seorang ibu rumah tangga, atau bahkan keduanya, hidup ini senantiasa membuat stres dan tentunya didalam beragam level.

"Ketika stres, kelenjar adrenal dapat memroduksi hormon stres kortisol, & menempatkannya ke luar dari dalam tubuh, menyebabkan badan mengatasi stres," terang Dr. Schultz.

Perempuan, pun mempunyai sedikit hormon cowok di dalam tubuhnya & ini menyebabkan kulit jadi lebih berminyak, maka lebih rentan berjerawat.

3. Polusi

"Polusi udara bisa saja akan menambah parah jerawat Kamu," kata Schultz. Terutama bila Kamu tinggal di kota padat, macet dan super sibuk.

Tetapi, ini bukan berarti Kamu harus selalu mengurung diri di dalam rumah. Sesudah Kamu melakukan beragam aktivitas di luar rumah & pulang kembali, bersihkan wajah dengan memakai cairan pembersih & toner. Lihatlah pada kapas yang dipakai, barangkali Kamu tak mau lihat apa yang Kamu saksikan, ternyata kulit sangat kotor oleh debu.

4. Kamu memakai product yang salah

Bila Kamu mempunyai kulit berminyak & rentan pada jerawat, Kamu mesti memanfaatkan product perawatan kulit berlabel "bebas minyak," "non-comedogenic," atau " berbasis air," kata Schultz.

Salah pilih product, contohnya Kamu pilih product yang memiliki basis minyak, padahal memiliki kulit yang berminyak hal ini bakal menyumbat pori-pori & menjadi masalah penyebab jerawat.

5. Membersihkan wajah terlalu sering & intens

"Terlalu sering melakukan pencucian wajah, bisa mengakibatkan jerawat lebih parah," ucap Kazin. Dua kali sehari, itulah jumlah maksimal Kamu boleh mencuci wajah. Lebih dari itu, dapat menyebabkan kulit kering & otomatis akan memberikan sinyal ke badan untuk memproduksi minyak yang lebih banyak lagi sebagai pelembab alami.

6. Makanan tertentu

Kita pastinya sering kali mendengar mengenai beberapa makanan yang diduga menjadi salah satu penyebab jerawat seperti cokelat, gorengan, pizza, kafein, kacang. Namun Schultz mengingatkan kita bahwa menurut penelitian, makanan-makanan itu tidak menjadi penyebab utama timbulnya jerawat pada sebahagian besar orang.

Tetapi, ada pengecualian terhadap beberapa orang tertentu yang memiliki kulit yang sensitif. Jikalau Kamu termasuk juga salah satu di antaranya, Kamu mesti menghindari makanan yang menjadi pemicu timbulnya jerawat itu.

Satu zat makanan yang menurut Schultz bisa menjadi salah satu penyebab jerawat terhadap seluruh orang yakni yodium, kalau Kamu mengonsumsinya secara berlebihan dan sering. Kamu akan menemukan zat ini didalam makanan seperti kerang, udang lobster, didalam kepiting, udang-udangan & sekian beberapa sayuran seperti rumput laut & bayam.

7. Makanan manis

Makanan manis juga diketahui dapat memicu produksi insulin di dalam badan. Tidak Sedikit kenyataan menunjukkan bahwa insulin bisa meningkatkan hormon-hormon cowok yang memicu produksi minyak, kata Schultz.

Pilihlah makanan berindeks glikemik rendah yg mempunyai karbohidrat kompleks seperti biji-bijian. Biji-bijian lebih lambat diproses di dalam badan & tak menyebabkan insulin melonjak drastis. Sekian artikel tentang 7 hal yang menjadi Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : 7 Penyebab Utama Jerawatan di Saat Dewasa